Wednesday, March 12, 2008

Peranan mycorhiza dalam membantu pertumbuhan tanaman

by: Ikhsan Hasibuan

Mycorhiza merupakan sebuah hubungan simbiosis antara tanaman dan fungi (jamur) yang berada di jaringan kortex akar selama periode aktif pertumbahan tanaman. Hubungan ini antara lain ditandai dengan perpindahan carbon yang diproduksi tanaman ke fungi dan sebaliknya fungi memproduksi nutrient yang dibutuhkan tanaman.

Pada tanah-tanah yang tidak subur, nutrient yang diserap mycorhiza sangat membantu pertumbuhan tanaman dan produksinya. Tanaman dengan mycorhiza lebih toleran dan mempunyai penampilan lebih baik dan lebih kompetitif dibanding tanaman tanpa mycorhiza bila tumbuh pada tempat dengan kondisi stress lingkungan tinggi.

Namun penggunaan mycorhiza di lahan pertanian seringkali menunjukkan hasil yang mengecewakan, khususnya pada sistem pertanian dengan input tinggi, sehingga seringkali dianggap bahwa mycorhiza tidak berperan dalam mengatasi masalah pertanian.

Penelitian lebih mendalam membuktikan bahwa anggapan ini tidak benar, mychoriza terbukti meningkatkan pertumbuhan dan fotosintesa tanaman lebih tinggi dibanding dengan tanaman tanpa mycorhiza. Penampilan tanaman yang bersimbiosis dengan mycorhiza mempunyai batang yang lebih kokoh, daun terbuka (horizontal) dan warna daun lebih hijau. sedangkan tanaman tanpa mycorhiza memiliki penampilan batang yang kurang kokoh, daun menurup (vertikal) dan warna daun kurang hijau.

Perbedaan penampilan ini disebabkan adanya suplai hara P dari mycorhiza ke tanaman, sehingga kebutuhan hara tanaman akan P tercukupi dan menyebabkan tanaman lebih sehat.
Kondisi ini hanya terjadi bila tanah tempat tumbuhnya tanaman dalam kondisi suplai hara rendah. Penambahan pupuk N dan P dalam jumlah tinggi pada pertanian konvensional menyebabkan matinya mycorhiza, inilah yang menjadi penyebab mengapa seringkali mycorhiza dianggap tidak memberikan kontribusi terhadap produksi tanaman.

No comments: